Debat Perdana Pilkada Kota Makassar, Muncul Penikaman Tim Sukses


Debat Perdana Pilkada Kota Makassar, Muncul Penikaman Tim Sukses

Kwarta5.com Makassar, -Peristiwa penikaman oleh oknum tak dikenal mulai memanaskan debat pilkada 2020 walkot/wawali kota Makassar. 

Dilansir dari Fajar.co.id,lokasi penikaman tempat kejadian perkara terhadap Tim sukses Appi-Rahman di depan gedung Kompas TV, venue saat debat Pilkada Kota Makassa

Tim sukses Appi-Rahman Ditikam

pun jadi viral."korban mengalami luka tusuk benda tajam bernama Muharram Jaya selaku jubir Appi-Rahman,"ujar tim sukses Appi-Rahman Fadli Noor.

Fadli Noor terangkan, korban ditikam oleh seseorang yang sedang kendarai sepeda motor. Setelah menikam, oknum pelaku diketahui sejumlah saksi mata langsung melarikan diri.

Kata dia,  Tim Sukses calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Munafri Arifuddin – Rahman Bando (Appi-Rahman) berada di jakarta, penuhi undangan debat kandidat KPU Makassar ditayang Kompas TV. 

Peristiwa penikaman oleh orang tak dikenal disekitar area lokasi debat perdana pilkada kota Makassar tepat di depan Gedung Kompas Gramedia, Jl Palmerah, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2020) malam.

Padahal depan gedung Kompas TV, venue sangat dikejutkan, apalagi kejadian saat debat kandidat suasana dilokasi sedang ramai pengaturan petugas satlantas.

“Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Permata Medika yang lokasinya tak jauh dari TKP. Hingga berita ini dirilis belum tahu kondisi korban seperti apa,”terang Fadli Noor dikutip dari fajar.co.id.

Menurut Fadli, di tempat kejadian terdapat beberapa polisi yang sedang mengatur lalu lintas. Juga ramai oleh pengendara.

“Sebenarnya saat kejadian banyak polisi sedang mengatur lalu lintas. Kejadiannya sekitar jam 8 malam, debat pun sudah dimulai. Pelaku menikam dari atas motor setelah itu kabur,” ungkapnya.

Pihak Appi-Rahman akan melaporkan kejadian ini, agar secepatnya pelaku ditemukan.

Diketahui, empat pasangan kandidat Pilwalkot Makassar malam ini tengah melakukan debat terbuka, dan tekanan diduga kuat tak lepas meningkatnya elektabilitas Appi-Rahman dibanding kandidat lainnya. 



 (liq)

Lebih baru Lebih lama